Tuesday, 25 August 2015

Mengelola Sebuah Brand - Studi Kasus De Juice Malang




Pelayanan yang cukup baik serta bersih 

Sebuah brand harus bisa men-delevry janji-janjinya kepada audiencenya. Ketika brand bisa mempertahankan janji-janjinya maka konsumen atau audiencenya akan loyal terhadap brand tersebut.

Seperti  De juice, mungkin temen-temen kampus umm uda ngga asing lagi sama warung  juice satu ini, terletak di jl. Tirto Utomo depan kampus tiga UMM.  Dengan menggunakan “ The Real Juice” sebagai slogannya mendukung value brand De Juice menjadikan kekuatan brand semakin kuat.

Menu yang beranekargam setra unik
Beberapa alasan kenapa banyak mereka yang lebih memilih membeli juice di De ‘Juice yaitu  : karena kualitas buah cukup baik di tambah aneka menu yang cukup unik serta banyak menjadikan banyak mahasiswa membeli juice di tempat yang satu ini.
Untuk masalah harga saya kira masih terbilang standard mulai harga 6k-15k dengan pelayanan yang cukup baik seperti wadah yang tak mudah tumpah menjadikan nilai tersendiri dalam brand “ De Juice “.

tetapi ada bebreapa hal yang menjadi sedikit kelemahan daripada juice ini menurut saya yaitu rasa yang terlalu manis yang membuat rasa buah aslinya kurang terasa, biasanya saya selalu meminta gulanya sedikit saja.

tetapi branding sebuah brand akan tetap dinilai baik ketika nilai-nilai produk atau brand tersebut di dominasi nilai positif termasuk dari service (pelayanan), tampilan, kebersihan dan masih banyak lagi.


mungkin kali ini sedikit review dari studi kasusnya.
semoga membantu
terimakasih.

 Keep share and touch !
Bermacam-macam buah segar
View depan nampak samping dikit
   


Thursday, 30 July 2015

Mengapa Setiap Orang Harus Mem-Branding dirinya?

http://zoliro.com/wp-content/uploads/2015/03/developing-personal-branding.png

Personal Branding itu Penting!

            Salam Marketer! Teman-teman kali ini saya ingin sharing tentang kesalahan umum seputar personal branding serta pentingya personal branding. Sebenarnya apa sih personal branding? Untuk apa personal branding? Branding kan pencitraan, pasti cuman pura-pura saja, saya tidak perlu di branding, saya bukan artis, dsb. Banyak sekali disekitar kita yang menyalah artikan personal branding, sebagai arti maupun fungsinya. Dalam buku “ Personal Branding yang dikarang Ibu Amalia E. Maulana Ph.D. beliau menjelaskan tentang berbagai macam hal terkait personal branding. Sebenarnya personal branding secara tidak langsung telah kita lakukan sehari-sahari tanpa kita sadari, misalnya ketika kita berkenalan dengan orang yang baru kita kenal, bagaimana kita memperlihatkan kesan pertama kita kepada orang tersebut sangatlah penting. Kesan awal pertemanan akan membentuk sebuah  Brand atau citra kita di benak orang lain.

            Banyak pengertian yang salah kaprah yang sering kita dengar dari orang lain bahwa pencitraan adalah hal yang palsu belaka, itu salah besar ! karena kesalahan bukan pada pencitraanya tetapi pada para pelakunya yang salah langkah, karena pencitraan yang tidak sesuai dengan janji-janjinya itu bukan personal branding yang direkomendasikan. Pencitraan harus dilakukan secara tulus, yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya, menggambarkan janji yang bisa ditepati.

            Oleh karena itu branding yang baik adalah branding yang bisa membentuk, menjalankan dan menepati janji-janjinya dikalangan stake holdernya, etah itu bersifat jangka pendek ataupun jangka panjang. Brand yang baik akan selalu ditunggu-tunggu oleh para stake holdernya bagaimana tidak, mereka yang memiliki brand dalam dirinya akan selalu memberikan benefit of value dari personal brandnya. Misalnya, ketika kita melihat banyaknya poster-poster caleg yang ada di lingkungan sekitar kita maka kita akan sering melihat nama mereka terpampang mereka selalu berlomba untuk memberikan sebanyak-banyaknya poster di jalanan atau di lingkungan lain. Kesalahanya adalah adanya mismatch antara caleg kepada voters bahwa dalam pengenalan seperti itu kurang memberikan pemahaman yang cukup kepada audience bahwa mereka layak untuk di pilih. Seharusnya mereka memikirkan tentang siapa diri mereka? Bagi terget audience yang mana mereka merupakan solusi dari permasalahan?, dan mengapa mereka adalah solusi dari permasalahan voter?.
Terimakasih, sekian dulu dari saya semoga review saya dari buku “ Personal Branding “– Amalia E. Maulana Ph.D.  membantu teman-teman untuk lebih memahami personal branding.
Salam Marketer !  


Tuesday, 30 June 2015

Invention dan Inovasi - Review dari tulisan Ibu Amalia Maulana






Selamat Malam, di bulan Ramadhan Alhamdulillah kali ini bisa posting lagi semoga apa saja yang kita lakukan menjadi bermanfaat dan barokah ammin. Sedikit ulasan saya terhadap tulisan Ibu Amalia Maulana di salah satu media portal indonesia.

       Dalam pengololaan sebuah kota tentunya kita tak bisa lepas dari  berbagai fasilitas yang di suguhkan kepada masyarakat. Fasilitas umum yang telah banyak kita  jumpai seperti  tempat duduk umum sampai fasilitas yang lebih besar, alun-alun contohnya. Dalam penyediaan fasilitas umum tentunya kita di tuntut untuk dapat memberikan manfaat dari fasilitas yang kita “suguhkan”. Sperti yang dikatakan oleh ibu Amalia melalui tulisanya di koran Sindo : “Innovation bermakna sebuah temuan baru yang mempertimbangkan aspek komersialisasi dan kegunaan bagi audiensnya nanti.” Beliau menjelaskan tentang bagaimana seorang pengelola kota atau peranan sebuah fasilitas umum dalam memberikan benefit kepada masyarakatnya.
Benefit yang tidak dimiliki oleh fasilitas umum akan memberikan kesalah faham-an kepada audiens/publiknya. Dan walhasil ini terjadi ketika beliau duduk-duduk di salah satu tempat fasilitas umum di sebuah kota yang akhirnya ditegur oleh pengelola kota tersebut karena beliau dianggap tidak menuruti peraturan dalam kota tersebut.
 “Merasa bahwa anak saya bukan satu-satunya yang duduk di batu, saya kemudian menelusuri semua foto-foto yang diambil sore hari tersebut di area yang sama. Dan, memang terbukti. Lebih dari lima orang yang duduk di batu di tempat yang berbeda. Jadi, apakah yang spontan duduk di batu yang patut dipersalahkan atau si pembuat disain eksterior tersebut yang perlu berpikir ulang terhadap disain batunya? Kata beliau dalam tulisannya, (Sindo : Kamis,  25 Juni 2015  −  10:14 WIB).
Pada saat konsumen mempunyai banyak pilihan di zaman hiperkompetitif seperti sekarang ini, sangat riskan bagi seorang kreator yang hanya onesided memikirkan dari perspektif dirinya sendiri. Ia perlu memasukkan aspek komersialisasi dalam proses kreasinya. Seorang fashion designer boleh saja tetap insist tentang sebuah desain yang menurutnya supercool , tetapi jika orang lain tidak mempunyai apresiasi atau pandangan yang sama, desainnya akan berujung menjadi sebuah masterpiece yang dikurung dalam sebuah kotak kaca saja. (Sindo : Kamis,  25 Juni 2015  −  10:14 WIB).

Produk fashion yang inovatif tentu saja mempertimbangkan aspek kekinian dan kebaruan desainnya, mempunyai ide yang segar dan breakthrough , tetapi tetap menggunakan ‘consumer’ head saat proses penyelesaian karyanya. Menggabungkan ego dari seorang desainer dan pemahaman audiens memang bukan sesuatu yang sederhana, ka-renanya tidak semua orang bisa menembus batas, membuat karya yang memenuhi kaidah ‘cool’, tetapi juga diminati dan digunakan. Bekerja sama dengan seorang ethnographer merupakan cara tercepat untuk memahami apresiasi consumer behavior. Insights tentang consumer/ audiens bisa digali secara lebih mendalam dan multidimensi. (Sindo : Kamis,  25 Juni 2015  −  10:14 WIB).


Nasihat saya untuk pengelola kota, silakan datang dan lihat sendiri bagaimana batu tersebut di-display di tempat yang sangat memungkinkan untuk diduduki. Para desainer dan arsitek harus memahami kultur budaya, lalu mengadopsinya, bukan memeranginya.
(Sindo : Kamis,  25 Juni 2015  −  10:14 WIB).

Dari cerita diatas saya mendapatkan gambaran yang terjadi di dalam pengelolaan sebuah media sosial dan pengelola sebuah fasilitas umum  yang terpenting  dalam membuat sebuah produk baru adalah bagaimana kita mempelajari constumer behavior. Menjadi pengelola media sosial jangan otoritatif di era crowd sourching karena yang dibutuhkan saat ini adalah seorang pengelola media sosial yang mengerti bagaimana menjadi Crowd Leader. Mengelola Crowd- nya dengan baik. Gaya otoriter harus diganti dengan gaya one-of-us. Sudah waktunya meninggalkan gaya brand yang merupakan Center of the World . Kita harus paham bahwa saat ini di era crowd sourcing , brand harus mengubah dirinya menjadi ‘Center of the Crowd’ .    (Sindo : Kamis,  25 Juni 2015  −  10:14 WIB).

Link Asli Tulisan Ibu Etno Amalia


Monday, 5 January 2015

Alun-alun sebagai " CityBranding " suatu kota.

photo by : wiwin
City Branding atau Brand Places merupakan strategi dari suatu tempat atau daerah untuk membuat positioning  
yang kuat sebagai alat promosi dan penguatan akan target market, seperti layaknya positioning sebuah produk atau jasa, sehingga tempat atau daerah tersebut dapat dikenal di seluruh dunia.
Dalam hal ini setiap kota pasti memiliki suatu khas, unik dan ramai. Tempat tempat tersebut, menjadi acuan pengunjung sebelum melihat lebih jauh tentang kota tersebut. seperti halnya alun-alun memiliki suasana yang khas dan unik, yaitu selalu ramai dikunjungi orang, terletak di jantung kota dan terdapat berbagai macam kuliner local. Seperti misalnya di kota batu , alun-alun yang satu ini memiliki arsitektur modern dengan warna-warna ceria yang memutari dinding serta bangunan-banguna berbentuk buah-buahan yang ada di dalamnya menggambarkan keunikan, keceriaan dan kealamian ketika berkunjung ke kota batu. Hal ini tentu menjadikan suasana yang berbeda, serta menjadikan brand tersendiri di benak pengunjung ketika menikmati suasana di area alun-alun.  

upaya yang dilakukan pemerintah setempat ternyata tidak sia-sia pasalnya semakin banyak pengunjung yang berdatangan ke kota batu hal ini menunjukkan branding alun-alun sudah memberikan gambaran yang positif dibenak pengunjung. Ini merupakan sebuah ide yang perlu di gagas di daerah-daerah lain supaya lebih memperhatikan keindahan dan kebersihan alun-alun kota yang merupakan salah satu fasilitas umum yang dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Saturday, 29 November 2014

10 hal mengapa kita tidak boleh mengabaikan komunikasi visual ?




“ Sebuah gambar lebih bijak daripada 1000 kata gan, ternyata gambar merupakan hal yang paling penting dalam komunikasi ketimbang text. Ini sebabnya kenapa manusia lebih mudah menginggat informasi menggunakan gambar dari  pada text “

***




              90% informasi yang ditransmisi ke otak adalah gambar
              
             ***




Gambar mampu membangkitkan emosi manusia sepersekian detik.
             Jadi gambar lebih mudah membangkitkan emosi manusia gan.

               ***



                 Di bandingakan text, proses gambar 60.000x lebih cepat di pahami gan

                ***


Apalagi kombinasi visual dengan text dalam komunikasi meningkatkan pemahaman 89%, memang gabungan unsur keduanya lebih mudah dipahami gan.

              ***


Mungkin text dapat salah mengiterpretasi, sementara gambar lebih mudah dipahami hehe :D

***


 Dalam social media  44% Orang lebih suka mengikutsertakan gambar dalam suatu postingan, serta postingan dengan adanya konten gambar memang lebih disukai gan :D

***


pres release dengan foto dan video menerima pembacanya 48% lebih banyak.

      ***


 Begitu juga postingan facebook dengan gambar 120% lebih dekat kepada audience J

      ***



 pembaca blog dengan visual yang baik 4x lebih suka untuk memberikan komentar

***



Konten gambar / visual mendorong kedekatan kepada audience gan.

***


Dan terakhir gan komunikasi visual tak bernilai dibandingkan hanya kata-kata :D

***


Itu tadi 10 hal mengenai pentingnya sebuah gambar dalam sebuah informasi dan komunikasi gan.
jadi buat semenarik mungkin agar audience lebih attention kepada content kita apapun itu, facebook, twitter, google + dll.

thanks buat agan -agan yang uda nyemptin waktunya buat baca posting dari saya, kalau ada saran atau masukan dan yang pengen tukeran link blog bisa langsung kometar di bawah. 

wassalamuallaikum wr. wb


Tuesday, 11 November 2014

Brand bukan Logo, Simbol, dan Gambar saja!





assalamuallaikum, selamat pagi

akhirnya ada kesempatan coret-coret blog lagi, kali ini ane pengen cerita sedikit pengalaman ane tentang sebuah produk tanpa "Logo Brand" tetapi mampu produk tersebut mampu mempunyai pelanggan-pelanggan yang loyal. nah lo ? jadi awalnya produk ini adalah produk bahan makanan yang dijual di daerah tampat tinggal ane waktu kecil dulu di daerah desa ngangglik kota batu. terdapat tetangga ane yang telah menjadi home industri sebuah produk untuk bahan makanan. banyak pelanggan pelangganya, sudah hampir sepuluh tahun tetap loyal terhadap produk tersebut, nah rahasianya ada di beberapa hal.

1. Kualitas produk

    iya memang benar  kualitas adalah pondasi suatu produk, tanpa kualitas yang baik dan stabil produk akan     sulit berada di tengah-tengah pesaing di era modern ini. ini terbukti dengan kualitas produk yang dijual           oleh tetanggga ane tetap stabil meski zaman semakin berkembang.

2. Costumer Experience

    Sebuah brand di bangun oleh costumer experience menurut +Subiakto Priosoedarsono , memang benar produk ini tidak memiliki Logo Brand, tetapi produk ini mampu membuat brand melalui costumer experience di kalangan pelanggan. TANPA perlu LOGO MERK !


Jadi kesimpulanya adalah tanpa perlu merk sebuah produk mampu membangun brand.
serta kualitas menjadikan kunci kekuatan suatu produk tersebut dalam membangun brand kita  mampu mendapatkan brand melalui costumer experience.  ini pengalaman ane gan, gmn klo agan-agan
selamat berbagi pengalaman gan ! sharing seputar marketing mongggo :)

Twitter  : @lalativ
E-mail   : latif.abdul88@gmail.com


Monday, 22 September 2014

RE-BRANDING Studi kasus Norman Kamaru By : @etnoamalia

Kultwit Tentang Re-Branding dalam Kasus  Norman Kamaru
 (Seorang Polisi yang sempat gempar di dunia maya ketika jogged india chaiya-chaiya)

Selamat Membaca..




Amalia E Maulana            @etnoamalia   21/Sep/2014
1. Sebelum lebih lanjut diskusi tentang topik inti Nasehat #Rebranding untuk Norman Kamaru, sebaiknya kita bahas dulu definisi Rebranding

 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014
2. Wikipedia: Rebranding = a NEW name, term, symbol, design created for an established brand of developing a NEW, differentiated IDENTITY

 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014
3. Continued......NEW, differentiated IDENTITY in the minds of consumers, investors, and competitors #Rebranding definition

 Amalia E Maulana           @etnoamalia 21/Sep/2014
4. Saya sendiri kurang sreg dengan definisi #Rebranding di Wikipedia itu, karena lebih mengarah ke Identity spt nama, logo, simbol, dst
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

4. Itulah sebabnya banyak yg masih artikan #Rebranding itu dgn ganti BAJU (identity) dan melupakan yg lbh esensi yaitu perubahan brand VALUE
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

5. Definisi #Rebranding sehrsnya diturunkan dr definisi branding : “A brand is cluster of benefits (Values) company committed to deliver”
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

6. Fokus Branding = Develop MEANING through IDENTITY. Berarti dlm #Rebranding, Fokusnya adalah Develop (NEW) Meaning through (NEW) IDENTITY
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

7. Setelah membahas definisi2, barulah kita membahas kasusnya Norman Kamaru yuk. Ini menarik krn cukup fenomenal #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

8. Branding is a process. Saat Norman Kamaru mendadak tenar via Youtube – saya mendapat banyak pertanyaan dari student bizschool #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

9. “Bu, katanya Branding itu proses dan tdk ada yg instan. Lalu bagaimana Ibu bisa jelaskan Brand Norman Kamaru tiba2 melejit?" #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

10. Memang sulit jelaskan kpd mereka bhw tak ada branding instan krn saat itu Briptu N.Kamaru sedang melejit & digemari dimana2 #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

11. Kejatuhan NKamaru dari ketenarannya bawa peluang bagi saya utk jelaskan kembali pentingnya punya fondasi kuat bangunan brand #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

12. Sekarang, NKamaru kembali jadi pemberitaan, ia di’temukan’ menjadi Tukang Bubur di Cafe J&J miliknya sendiri di apt Kalibata #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

13. Berbagai pembahasan tentang perjalanan Brand Norman Kamaru merebak kembali. Sebagian orang mengatakan Norman bangkrut #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

14. Pemberitaan negatif (bangkrut) ini ditampik oleh Norman dan istrinya. Mereka menyatakan hanya berganti profesi saja #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

15. Ini saat yang cocok untuk belajar tentang key success factors dan key failure factors Branding Briptu Norman Kamaru #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

16. Di awal lahirnya Brand Briptu Norman Kamaru, msyarakat dikejutkan dg pemandangan unik: Polisi lypsinc yg pandai joget India #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014


17. Unik dan tidak biasa, menghibur. Di sini orang tahan berjam-jam menonton ‘polisi lucu’ Norman Kamaru ini di depan tvnya #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

18. Keysuccess: Brand Relevance - Brand berhasil rebut perhatian krn berikan suatu yg sesuai dgn ‘NEEDS’ masy. yg haus hiburan #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

19. Brand Distinctiveness: Norman Kamaru sosok unik. Polisi? Joget India? Biasanya Polisi = sosok yg berwibawa & terkesan seram #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

20. Key failure Brand Norman: Membangun brand itu butuh ‘blueprint’, Brand Norman tdk punya gambarbesar cita2 yg ingin diraihnya #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

21. Setiap perjalanan brand perlu pertimbangkan koridor yg disepakati, tdk scr sporadis berganti2 rencana tanpa tujuan yg jelas #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

22. NKamaru memang bukan brand yg lahir krn rencana seksama di awalnya. Ttp itu tidak berarti tdk bisa disiapkan grand designnya #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

23. Justin Bieber = salah satu contoh Brand Instan via Youtube yg kemudian melejit lebih tinggi lagi dibanding awal ia ngetop #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

24. Brand Bieber sekarang berharga jauh berlipat-lipat. Sedangkan yang terjadi pada Brand Norman Kamaru adalah sebaliknya #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

25. Satu syarat lagi karakteristik brand sukses adalah Brand Consistency. Di karakter ini lah NKamaru TDK LULUS ujian Branding #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

26. Di awal munculnya ia dikenal sebagai BRIPTU Norman Kamaru. Apa artinya? Nama Briptu itu mengandung unsur “kepolisian” #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

27. Kita analisa melalui analisa Brand Positioning Statement. Kita lihat before vs after Norman Kamaru di awal danb setelahnya #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

28. "Bagi masy yg ingin hiburan segar, Briptu Norman Kamaru = satu2nya Polisi unik krn pandai meniru menyanyi dan joget India #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

29. Dari kalimat tsb tampak bahwa “Polisi” adalah katakunci yg penting bahkan salah satu kunci sukses brand Briptu Norman Kamaru #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

30. Setelah ia dikeluarkan dari Kepolisian? Brand Positioning berubah jadi “orang yg nyanyi & joget India” - langsung tidak unik #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

31. Tanpa unsur Polisi, brand Norman Kamaru ini jadi brand biasa : Apa yang aneh dari orang yang (kebetulan) bisa joget India #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014
32. Diberitakan Norman sangat menyesalkan keluarnya ia dari Kepolisian. Memang itu pelajaran branding yang berharga buat semua #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

33. Elemen terpenting dlm sebuah brand harus dipertahankan eksistensinya. Itu yg berikan sumbangan terbesar dlm ‘paket benefit’ #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

34. Nasehat Rebranding saya kpd Norman Kamaru adalah kumpulkan sisa2 kekuatan. Tidak semua elemen (Benefit/VALUE) hilang kan? #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

35. Masyarakat yang sama masih mengenang Norman Kamaru dgn sesuatu yg berbau ‘India’ dan bersifat entertainment, menghibur #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

36. Norman Kamaru jgn memulai brandingnya dari NOL. Jika msh ada value yg bisa diberikan, yg bagian dari kekuatan, GUNAKANLAH #Rebranding.
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

37. Bisnis bubur, jgn gunakan brand Cafe J&J. Sebaiknya Cafe diberi nama yg ingatkan pada kejayaannya; Cafe atau Bubur CHAIYA2 #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

38. Ada menu bubur Manado boleh saja. Tetapi tambahkan jenis makanan India untuk lebih ‘melekatkan asosiasi 'India’ tersebut #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

39. Lalu, putar lagu2 India di Cafe Chaiya-Chaiya. Di hari ttt bolehlah Nornab mengadakan ‘show’ nyanyi joged India spt dulu #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

40. Kegiatan Rebranding itu bisa totally change VALUE or Finetuning saja, tidak merubah semuanya. Ada yg msh bisa dipertahankan #Rebranding

 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

41. Dlm #Rebranding NKamaru, tampil di acara Dahsyat atau sejenisnya, atau ekstrim Jualan BUBUR, hrs ada benang merah KEY VALUE = INDIA tadi
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

42. Kekuatan NKamaru itu berbau2 INDIA, jadi hrs dileverage dalam proses #Rebranding tidak dibuang begitu saja walau utk konteks Cafe/Bubur
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

43. Sebenarnya masih banyak kesempatan bagi Norman Kamaru, baik di dunia entertainment maupun di bisnis 'Cafe CHAIYA-CHAIYA' nya #Rebranding
 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

44. Mulai dipikirkan scr lebih terencana pengembangan BRAND Norman Kamaru melalui Cafe “CHAIYA-CHAIYA” ini di masa depan #Serius #Rebranding

 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014
45. Norman, yg lalu biarlah berlalu, Ini masanya untuk #Rebranding. Jangan biarkan brand berjalan tanpa arah. Selamat Rebranding dg benar

 Amalia E Maulana           @etnoamalia  21/Sep/2014

46. Akhir kultwit "Nasehat #Rebranding utk Norman Kamaru". Semoga bisa ambil pelajarannya. Branding is a process. Jalankan dg benar, terarah

Thursday, 8 May 2014

Kultwit kekuatan dari pengulangan kata #Akurapopo di media - pak Subiakto !






1a. Kalimat WANI PIRO dan AKURAPOPO memiliki kekuatan magis (sihir) yg setara dgn kata BARU, GRATIS dan BONUS-HADIAH

1b. Suatu kalimat iklan sama sekali tidak punya kekuatan. Kekuatan itu muncul saat dimuat di MEDIA secara BERULANG2 dgn kalkulasi frequency

1c. Kalimat Wani piro memiliki subliminal effect yg kuat. Menembus akal sehat.

1d. Headline, Baseline, Slogan ataupun Tagline adlh kalimat biasa yg bila di ucapkan 1x oleh 1 orang di 1 kesempatan akan tetap jadi biasa. 

2. Headline, Baseline, Slogan ataupun Tagline yg bila di ucapkan 1000x oleh 1000 orang di 1000 kesempatan akan punya kekuatan MAGIC #iklan.

3. Make the lie big, make it simple, keep saying it, and eventually they will believe it. Adolf Hitler #iklan.

4. Di tayangkan ber-ulang2 adalah kekuatan iklan yang menimbulkan magic yg menyihir otak sadar konsumen #iklan.

5. Ada 2 macam pengulangan dalam penayangan #iklan FREQUENCY dan REPETATIONS

6. FREQUENCY adalah pengulangan yg dilakukan saat konsumen sudah HAMPIR LUPA. Ini dianggap sbg pengulangan yg efektif #iklan 


7. REPETITIONS adalah pengulangan yg dilakukan saat konsumen MASIH INGAT. Pengulangan tidak efektif & tidak efisien alias pemborosan #iklan

8. Krn itu sebuah slogan hanya akan memunculkan daya sihirnya ketika ditayangan dgn FREQUENCY yg tepat & bukan REPETISI sebanyak2nya #iklan

9. Menurut riset kekuatan sebuah kalimat atau iklan berada pada ingatan 68% ktk terjadi contact yg ke 13x dgn konsumennya. #iklan

10. Bila sdh terjadi contact ke 13x iklan dihentikan atau tetap dilanjutkan akan tetap turun dalam ingatan konsumen hingga hanya 2% #iklan

11. Krn itu, ktk sudah melewati contact yg ke 13x sebaiknya dihentikan penayangannya dan disebut sbg BURST-1 #iklan

12. Setelah break 4 frequency dan konsumen mulai lupa dan bahkan mulai mencari2 iklan tsb saatnya iklan ditayangkan kembali #iklan

13. Penayangan materi iklan di BURST-2 ini sebaiknya memakai materi dgn versi yg berbeda sehingga membuat lonjakan awareness #iklan

14. Dewasa ini perhitungan FREQ vs REPETITIONS makin sulit krn TV Station mmberlakukan bonus yg ditayangan sesukanya oleh TV Station #iklan

15. Namanya juga bonus. Secara gratis membuat Klien tidak terlalu ambil pusing padahal justru bisa mengacaukan efektifitas Frequency #iklan

16. Menyadari kekuatan sihir sebuah slogan sebaiknya kreator #iklan berhati2 memilih kata. Gunakan kata dgn mindset positif demi brandimage.

17. Ingat, kalimat guyonan yg lucu saat presentasi diruang rapat bisa berakibat dekadensi moral 240juta rakyat Indonesia diluar sana #iklan

18. Follow your passions. Be Creative. Be concius. Create something new with possitif attitude. Sekian. Selamat berkarya #iklan


Kultwit : @subiakto 2014


Monday, 14 April 2014

StandUp Marketing ! by Amalia Maulana



         Kemarin sempet liat TLnya ibu @etnoamalia dan kebetulan beliau menjelaskan lewat video tentang apa itu #ZMOT (Zero Momment Of truth) seperti biasanya beliau menjelaskan dengan contoh yang sederhana sehingga mudah untuk dipahami. seperti yang kita ketahui tentang Zero Moment Of truth dapat baca di halaman sebelumnya http://olalalabe.blogspot.com/2014/04/sedikit-kultwit-tentang-zmot-zero.html.

Stand Up marketing yang baru pertama kali di lakukan ibu @etnoamalia karena ide dari para MarketerClubber. Mungkin baru pertama kali di indonesia ini sangat membantu kami para marketer dalam membuat sebuah strategi pemasaran yang efektif. Selain itu dalam kasus ini, MarketerClubber  memberikan gerakan yang baru yaitu StandUp Marketing ini menjadikan ruang gerak yang lebih leluasa kepada marketer yang bergelut dalam bidang periklanan dan juga kepada teman-teman yang bergelut di dalam dunia marketing agar lebih berkembang dan bermanfaat tentunya.  jadi tidak hanya komedi yang bisa untuk StandUp Marketing. kita sebagai marketer akan ikut serta dalam gerakan StandUp Marketing hehe..

ini dokumentasi video yang sempat saya ambil dari youtube. Kuliah 8menit StandUp Marketing @Etnoamalia tentang #ZMOT 


Selamat Menikmati kawan. Thanks for read ! Salam Marketer :)

Saturday, 12 April 2014

Siapa Bilang Bikin Brand Harus Pakek Iklan ? @subiakto

Siapa Bilang Bikin Brand Harus Pakek Iklan ? @subiakto, tokoh branding 44th yang suda karatan hehe




motto dari pak su +Subiakto Priosoedarsono  di bio twitternya. hehe
kemarin saya kebetulan mengikuti seminar beliau di Tarbantin Dinning House di malang. beliau berbicara mengenai masalah UKM di indonesia dengan menggunakan slide-slide presentasinya yang sangat sederhana dan mudah dipahami. 

Beliau bilang kalau masalah kebanyakan dari UKM di indonesia masih sangat umum. antara lain belum menjadi uniq, relevan dan msh belum ada add valuenya. karena apa ? karena UKM kita masih ikut" tan, seperti jual produk sama, kurang menarik dari segi brandnya. atau memang sebuah produk tersebut belum pernah di branding. jadi masalah utama di UKM-UKM yang ada di indonesia memang masih sangat dasar dan itu memang yang sangat-sangat menguras tenaga dan pikiran.hehe

Diacara yang dihadiri sekitar 100 peserta tersebut belia berkata bahwa ikatan paling kuat sebuah brand dengan konsumenya adalah ketika konsumen memiliki rasa cinta yang mendalam terhadap sebuah brand tersebut. beliau juga memberikan contoh segelas kopi dengan harga Rp 8.000 dengan kopi "Sturbucks" dengan harga RP. 40.000


Secangkir kopi tanpa brand

Secangkir Kopi dengan Brand.


Ini merupakan contoh ketika brand telah merubah makna, adanya kebanggaan emosional serta brand telah membuat adanya rasa loyal dari konsumen terhadap sebuah brand tersebut.


" Produk memberikan benefit secara fisik " +Subiakto Priosoedarsono 

"logo menjadi tanda terhadap benefit produk tersebut." +Subiakto Priosoedarsono 


"brand memberikan emotional benefit." +Subiakto Priosoedarsono 

"dan brand dibangun oleh customer experience" +Subiakto Priosoedarsono 

brand = nama + makna +Subiakto Priosoedarsono 



jadi produk mampu memberikan manfaat yang nyata kepada konsumennya. beliau menggunakan contohnya adalah Rawon Nguling
rawon merupakan produk dan Nguling adalah sebuah brand dari sebuah produk tersebut, dan manfaatnya kita tau sendiri karena makanan jadi ya rasa itu lah yang menjadi kunci benefit untuk sebuah produk makanan tersebut.

oh ya, beliau juga sedang mengkampanyekan "ONE VILLAGE ONE BRAND" yaitu gerakan yang mendukung brand dari sebuah desa-desa yang ada di indonesia. jadi gerakan ini mendukung para UKM agar lebih memegang kontribusi yang kuat dalam sebuah perdagangan di suatu daerah  seperti contoh yang beliau kasih tadi di atas yaitu rawon "Nguling" minimal rawong nguling akan menjadi sebuah kebanggaan warga nguling sendiri ini maka ketika tiap desa di indonesia mempunyai brand sendiri-sendiri ini akan menjadikan UKM semakin kokoh dan mampu memberikan kontribusi lebih kepada para pemegang ekonomi.  yang sedang beliau gencarakan dalam menggerakkan "ONE VILLAGE ONE BRAND" beliau juga memberikan slogan terhadap UKM-UKM yang ada yaitu " "Sendiri roboh, bersama kokoh"

Saturday, 5 April 2014

Sedikit kultwit tentang ZMOT (Zero Moment Of Truth) !


ZMOT ? uda pada pernah denger? yuk kita bahas dikit tentang #ZMOT. saya ambil dari pembahasan ibu amalia tentang ZMOT itu sendiri.

Amalia E Maulana @etnoamalia

1. Kalau Moment of Truth (MOT) sudah srg dengar ya? Bgmn dgn Zero Moment of Truth (ZMOT)? Kulwit ini akan membahas lebih jauh ttg #ZMOT 

2. Konsep Moment of Truth ternyata beragam, mari kita ulas satu persatu, mulai dari MOT yg paling umum jadi bahasan sejak lama #ZMOT

3. Sepuluh tahun lalu, suami sy punya kebiasaan sempatkan diri seharian di Glodok, hanya utk pelajari elektronik yang akan dibelinya #ZMOT

4. Ditambah, kesibukan menelpon teman-temannya yang sudah memiliki model elektronik idaman utk sharing dan bandingkan pengalaman mrk #ZMOT

5. Era itu sudah berlalu. Suami saya sekarang hanya perlu membuka iPad nya untuk browsing semua barang elektronik idamannya #ZMOT

6. Saat ini, Calon Konsumen tidak perlu secara fisik hadir di toko di Glodok, karena toko-toko Glodok sudah bisa diakses via Internet #ZMOT

7. Calon Konsumen juga tdk perlu spend waktu telpon sana-sini, krn dgn googling saja, berbagai review sites akan sediakan informasi #ZMOT

8. Review Sites itu memuat banyak sekali cerita ttg Moment of Truth (MOT) konsumen lain ttg produk/jasa, tinggal dipelajari saja #ZMOT

9. Istilah ‘Moment of Truth’ sejak dulu digunakan utk jelaskan moment penting interaksi antara konsumen-brand, saat brand dibeli/coba #ZMOT

10. Bila ternyata janji2 nya tdk terpenuhi, maka MOT ini dianggap gagal. Moment tsb akan membuka beberkan ‘siapa’ brand sebenarnya #ZMOT

11. Ternyata konsep Moment of Truth itu berkembang terus, dan kemudian dikenalkan titik-titik moment yang berbeda dlm Moment of Truth #ZMOT

12. Menurut A.G. Lafley, CEO Procter & Gamble di tahun 2005, Moment of Truth pd saat produk sudah dibeli/coba bukanlah yang terpenting #ZMOT

13. Ia menyebut Moment setelah produk/jasa dibeli/coba itu sebagai Moment of Truth KEDUA (The Second Moment of Truth/SMOT) #ZMOT

14. The First Moment of Truth (FMOT) antara brand-konsumen, menurut Lafley, lebih penting lagi dibandingkan dgn SMOT (Second MOT) #ZMOT

15. First MOT (FMOT) = Saat konsumen bertemu langsung dengan brand di rak display - saat berada dizona terdekat dgn brand face to face #ZMOT

16. Pada saat pertemuan pertama itulah kekuatan sebuah brand diuji. Sukseskah ia menarik hati dan membuat seorang konsumen membelinya? #ZMOT

17. Tidak heran bahwa perusahaan FMCG seperti P&G dan Unilever habiskan dana tinggi agar First-MOT di outlet2nya berhasil dgn baik #ZMOT

18. SPG berada di sekitar produk utk pastikan bhw selalu ada wakil brand yg jelaskan & menarik minat agar FMOT itu tembus, brg dibeli #ZMOT

19. Bukan orang mktg kalau konsep MOT ini hanya berhenti sampai FIRST dan SECOND Moment of Truth: FMOT dan SMOT. Ada konsep baru lagi #ZMOT

20. Kalau FMOT dan SMOT dari FMCG company P&G, yang mengintroduce konsep bertajuk Zero Moment of Truth #ZMOT ini eksekutif Google

21. Jim Lecinski dari Google buat terobosan kenalkan istilah “Zero Moment of Truth” (#ZMOT = ZEE-mot). ZERO itu lebih awal dari 1st dan 2nd

22. Saat #ZMOT diyakini jauh lebih penting dr FMOT dan SMOT ala P&G. Menurut Google, Moment terpenting justru SEBELUM bertemu apalagi BELI!

23. Saat tertarik pd produk - baik itu sekedar snack, tiket konser hingga liburan keParis - info di Internet bisa membolak-balik HATI #ZMOT

24. Bagi Konsumen Modern: Pre-shopping Moment adalah saat penting, cari info ttg sesuatu, lebih KRITIKAL dibanding pertemuan langsung #ZMOT

25. Ini ada hubungannya dg konsep SATISFACTION, yg merupakan judgment pd saat Performance brand itu sama atau lebih dari Expectation #ZMOT

26. Sebenarnya Satisfaction itu terbagi jadi TIGA MOMENT: Satisfaction (1) Pre-Purchased, (2) During Purchase dan (3) After Purchase #ZMOT

27. Pembagian 3 MOMENT itu lah para konseptor berpedoman  #ZMOT Jauh Sebelum Purchase, FMOT itu During Purchase & SMOT sesudah purchase

28. Moment Pertama yaitu BEFORE PURCHASE & INTERACTION, ternyata menentukan Mau atau tidaknya konsumen berhubungan terus dg Brand #ZMOT

29. ZMOT juga berlaku dlm Personal Branding. Moment of Truth konsep lama berarti saat Audience bertemu langsung dengan Seseorang #ZMOT

30. Apakah ia dapatkan experience yg menyenangkan atau sebaliknya? Dlm konsep lama, ini yg seolah paling penting dlm personalbrand  #ZMOT

31. Sesuaikah pengalaman itu dgn apa yg ia bayangkan? Moment of Truth bisa ‘make’ or ‘break’ the relationship dg personal brand  #ZMOT

32. Authenticity dari Personal Brand mengalami ujian terbesar pada saat Moment of Truth (FIRST MOMENT of TRUTH) berlangsung #ZMOT

33. Beberapa teman berkomentar kurang baik tentang TOKOH, hanya karena saat bertemu langsung, mereka tidak seramah yang dibayangkannya #ZMOT
DetailsOpen

34. Tokoh yg segan utk berfoto bersama, misalnya, bkn hanya kehilangan 1 penggemarnya. Ia akan menuai badai cerita negatif di Internet #ZMOT

35. Menerapkan #ZMOT dlm Personal Branding berarti kita hrs lebih jeli dlm kelola eksistensi diri jauh sebelum bertemu langsung dg Audience

36. Lebih lagi, bila menyangkut Personal Brand CEO atau Tokoh. Eksistensi dan konten di Internet jadi kritikal dan jgn sambil lalu #ZMOT

37. Apa saja yg kita posting di Twitter & Facebook? Foto, Video apa yg dishare di Path,Instagram & Youtube? Bgmn gaya merespon komen2? #ZMOT

38. Sempat berpikir 2x kah kita bhw apapun yg di’terbit’kan jadi catatan yg tertanam & bisa pengaruhi audience yg sdg ‘search’ info #ZMOT

37. Next, #ZMOT Personal Brading CEO jelas akan pengaruhi citra perusahaan ZMOT Tokoh partai, akan make or break Impresi Tokoh dan partainya

38. Pentingnya jaga First Impression diingatkan oleh konsep #ZMOT - yaitu gerbang utama sebelum interaksi lanjutan- MILIH tokoh misalnya

39. Tidak perlu menunggu hingga tingkatan FMOT dan SMOT. Brand kita sudah bisa GAGAL sejak dari Zero - MOT di dunia maya dimulai #ZMOT

40. Anggap saja FirstMOT dan SecondMOT sudah harus bagus – ‘it goes without saying’, hukumnya wajib. Sudah tidak harus dibahas lagi #ZMOT

41. Di toko, display brand harus mengundang. Personal brand, setiap pertemuan langsung, harus menyenangkan. Itu kewajiban #ZMOT

42. Fokus hari ini = pembenahan ‘pertemuan tidak langsung’ di dunia maya. Brand akan dievaluasi virtually. Siapkah Anda, spt apa #ZMOT nya?

43. Krn itu don't take it for granted. Periksa bail-bail spt apa IMPRESI yang terbentuk saat #ZMOT ? Pernahkah cari feedback Audience?

44. Pastikan #ZMOT personal brand Anda dan Brand yg Anda sedang pasarkan MULUS. Jangan ada celah disana. Ini Controllable, harus dikelola

45. End of Kultwit tentang ZERO MOMENT OF TRUTH #ZMOT. Silakan aplikasikan.


itu tadi sekilas bahasan ZMOT dari ibu amalia semoga membantu teman-teman.
jika ada yang punya definisi dan pengalaman seputar ZMOT boleh komentar. terimakasih :))